Memahami Signifikansi Misi dalam Perjanjian Lama

Rasmalem Raya

Abstract


There is an opinion of some that the theme of the Mission in the Old Testament is insignificant, but if the Bible is thoroughly investigated, there are many verses in the Old Testament that speak of Mission. Even compared to the New Testament, the range of mission in the Old Testament is the same as the range of missions in the New Testament, namely the world. With the fall of Adam, the first man into sin, and therefore all sinned, mankind needed a Savior. Therefore, the promise of the redeemer in Genesis 3 verse 15 becomes the central theme of the Bible both in the Old Testament and in the New Testament. For that the Mission in the OT became very important.

Abstrak
Ada anggapan sebagian orang bahwa tema Misi di Perjanjian Lama tidak signifikan, tetapi apabila Alkitab diselidiki dengan seksama, ada banyak ayat-ayat dalam Perjanjian Lama yangberbicara tentang Misi. Bahkan dibandingkan dengan Perjanjian Baru, jangkauan misi di Perjanjian Lama sama dengan jangkauan misi yang ada di Perjanjian Baru, yaitu dunia. Dengan jatuhnya Adam, manusia pertama ke dalam dosa, dan karena itu semua orang berbuat dosa, maka manusia memerlukan Juruselamat. Karena itu, janji penebus di Kejadian 3 ayat 15 menjadi tema sentral dari Alkitab baik di Perjanjian Lama maupun di Perjanjian Baru.untuk itu Misi di PL menjadi sangat penting.

Full Text:

PDF

References


Bosch, David J., “Reflections on Biblical Models of Mission,” in Toward the 21st Century in Christian Mission, James M. Phillips and Robert T. Coote, eds. Grand Rapids: Eerdmans, 1993.

Dwiraharjo, Susanto. “Kajian Eksegetikal Amanat Agung Menurut Matius 28 : 18-20.” Jurnal Teologi Gracia Deo 1, no. 2 (2019): 56–73. http://sttbaptisjkt.ac.id/e-journal/index.php/graciadeo.

Gea, Ibelala. “Beritakan Injil Kepada Segala Makhluk.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 1, no. 1 (2018): 56–69. http://www.jurnalbia.com/index.php/bia/index.

Hartono, Handreas. “Mengaktualisasikan Amanat Agung Matius 28 : 19-20 Dalam Konteks Era Digital.” KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) 4, no. 2 (2018): 19–20. www.sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios.

Mosckala, Jiri, “The Message of God’s People in the Old Testament,” Perspective Digest 15:2, 2010.Siahaan, Harls Evan R. “Aktualisasi Pelayanan Karunia Di Era Digital.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 1, no. 1 (2017): 23–38. www.stttorsina.ac.id/jurnal/index.php/epigraphe.

Wiryadinata, Halim. “Mission And Evangelism : African Context.” KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) 3, no. 1 (2015): 1–11. http://www.sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios.




DOI: https://doi.org/10.46929/graciadeo.v2i1.26

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
JURNAL TEOLOGI GRACIA DEO is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://www.sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios.

JURNAL TEOLOGI GRACIA DEO telah terindeks pada situs:

Online ISSN:

Printed ISSN:

Copyright© GRACIA DEO, 2018. All Rights Reserved.